Portalikn.id, Samarinda – Insiden kebakaran yang terjadi di ruang fisioterapi anak dan ruang dikti RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS), Samarinda, mendapat perhatian serius dari DPRD Kalimantan Timur.
Menanggapi peristiwa tersebut, Komisi IV DPRD Kaltim melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pada Rabu (20/7/2025).
Sidak dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV, Andi Satya, bersama sejumlah anggota dewan lainnya.
Dalam tinjauan tersebut, DPRD menyoroti pentingnya peningkatan sistem keamanan gedung rumah sakit, khususnya pemasangan instalasi proteksi kebakaran otomatis dan pelatihan kesiapsiagaan bagi seluruh petugas.
“Ini momentum evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan di fasilitas publik, apalagi RSUD AWS merupakan rumah sakit rujukan utama di Kaltim,” tegas Andi Satya.
Selain aspek keamanan, Komisi IV juga mengkaji efektivitas pelayanan kepada pasien. Salah satu usulan yang muncul adalah penerapan sistem kurir obat untuk mengurangi antrean dan mempercepat distribusi obat di lingkungan rumah sakit.
Komisi IV memastikan bahwa pengawasan terhadap kinerja dan pelayanan RSUD AWS akan terus dilakukan.
DPRD berharap rumah sakit milik pemerintah provinsi ini mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih aman, cepat, dan responsif bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur. (Adv).

