Portalikn.id, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Subandi, menegaskan pentingnya menindaklanjuti hasil reses sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah terhadap aspirasi masyarakat. Hal ini disampaikannya usai melaksanakan kegiatan reses di sejumlah daerah di Kaltim.
Dalam kegiatan reses tersebut, berbagai persoalan krusial di masyarakat kembali mencuat, mulai dari kebutuhan infrastruktur dasar, perbaikan fasilitas pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga penanganan stunting dan gizi buruk.
“Semua yang kami terima selama reses adalah kebutuhan riil masyarakat. Harapan utama kami tentu agar aspirasi ini bisa direalisasikan oleh pemerintah provinsi,” ujar Subandi, Selasa (5/8/2025).
Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menekankan bahwa masukan dari masyarakat merupakan hasil penjaringan langsung di lapangan dan tidak boleh diabaikan. Meski demikian, ia memahami bahwa tidak semua usulan dapat langsung diakomodasi, mengingat keterbatasan anggaran, regulasi, dan skala prioritas program pemerintah.
“Yang menjadi masalah selama ini, masyarakat sering kali tidak tahu kenapa usulan mereka tidak dikerjakan. Padahal bisa saja terkendala aturan atau prioritas program. Harapan kami, pemerintah provinsi bisa memberikan penjelasan yang transparan,” jelasnya.
Ia menilai bahwa transparansi dalam proses pengambilan keputusan sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah. Masyarakat, menurutnya, berhak mengetahui alasan di balik tidak terealisasinya suatu usulan.
“Jangan sampai masyarakat merasa diabaikan. Penting bagi pemerintah untuk memberi argumentasi ketika suatu aspirasi belum bisa direalisasikan, agar tidak muncul salah paham,” pungkas Subandi.
DPRD Kaltim, lanjutnya, akan terus mendorong agar hasil reses tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi menjadi dasar kebijakan pembangunan yang berpihak pada kepentingan rakyat. (Adv).

