Portalikn.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan kesetaraan dan keberlanjutan di dunia olahraga. Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah program pembibitan atlet disabilitas sejak usia dini sebagai bagian dari pengembangan jangka panjang.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Surya Saputra, menjelaskan bahwa atlet disabilitas bukan hanya layak mendapat fasilitas pembinaan, tetapi juga peluang yang sama dalam hal pengembangan karier olahraga sejak awal.
“Kami melihat bahwa banyak penyandang disabilitas memiliki potensi besar di bidang olahraga. Sayangnya, belum semua terjaring sejak dini. Maka dari itu, kami rancang program pembibitan agar proses regenerasi atlet disabilitas berjalan berkelanjutan,” ungkap Bagus. (20/05/2025)
Program ini akan menjangkau sekolah luar biasa (SLB), komunitas difabel, dan lembaga-lembaga sosial yang berkaitan, untuk mencari dan membina calon atlet muda dengan disabilitas. Dispora Kaltim juga akan melibatkan pengurus NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) di tingkat kabupaten/kota agar proses seleksi dan pembinaan lebih terarah dan merata.
“Pembinaan atlet disabilitas tidak bisa instan. Perlu proses jangka panjang, pembinaan terstruktur, dan dukungan pelatih yang memahami kebutuhan khusus mereka,” tambahnya.
Dispora Kaltim juga akan menyiapkan sarana dan prasarana olahraga yang inklusif dan ramah untuk atlet disabilitas, termasuk alat olahraga khusus dan pelatihan bagi pelatih agar mampu menyesuaikan metode latihan.
Dengan pendekatan ini, diharapkan atlet disabilitas Kaltim tidak hanya berprestasi di level daerah dan nasional, tetapi juga memiliki masa depan yang cerah sebagai bagian dari kebanggaan olahraga Kalimantan Timur.
“Kami ingin mereka tak hanya hebat hari ini, tapi juga punya jenjang karier dan bisa menjadi inspirasi di masa depan,” tutup Bagus. (Adv).

