Portalikn.id, Samarinda – Program umrah gratis untuk para marbot dan penjaga rumah ibadah di Kalimantan Timur tengah menjadi buah bibir. Pemerintah provinsi disebut-sebut ingin mempercepat pelaksanaannya, tapi DPRD Kaltim tak tinggal diam.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry, menyambut baik upaya percepatan program. Menurutnya, ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam memenuhi janji politik yang menyentuh masyarakat kecil.
Namun, Sarkowi menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat. “Cepat itu bagus, tapi harus tetap hati-hati. Jangan sampai salah sasaran atau malah disalahgunakan,” ujarnya, Rabu (2/7/2025).
Biro Kesra Kaltim sudah mulai menerapkan seleksi berdasarkan lama masa pengabdian sebagai marbot. Bagi Sarkowi, ini langkah baik, tapi belum cukup. “Harus ada verifikasi independen. Jangan hanya lihat data di atas kertas,” tambahnya.
DPRD, kata Sarkowi, siap turun tangan jika ditemukan kejanggalan. “Kalau nanti ada yang aneh-aneh, kami tidak akan diam. Evaluasi harus terbuka dan semua pihak harus siap melakukan perbaikan,” tegasnya.
Program ini diharapkan bisa benar-benar dirasakan oleh mereka yang berhak, dan menjadi bentuk penghargaan bagi para penjaga rumah ibadah yang selama ini jarang tersorot. (Adv).

