Portalikn.id, Samarinda – Terobosan Kalimantan Timur dalam membentuk kader-kader pemimpin muda melalui Pendidikan Kader Pemimpin Muda Daerah (PKPMD) mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Program ini dinilai sebagai langkah progresif yang patut dijadikan acuan daerah lain dalam membina generasi muda.
PKPMD merupakan inisiatif dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim yang mengadaptasi langsung kurikulum Pendidikan Kader Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) milik Kemenpora. Keputusan ini muncul dari keterbatasan kuota nasional yang hanya memberikan jatah terbatas bagi tiap provinsi.
“Pusat sempat terkejut ketika kami sampaikan bahwa Kaltim sudah melaksanakan program sejenis. Ini menunjukkan bahwa kami serius memberi ruang kepemimpinan bagi pemuda daerah,” ungkap Rusmulyadi, Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim. (21/06/2025)
Rusmulyadi menambahkan bahwa seluruh materi dan pola pelatihan dalam PKPMD dikembangkan sejalan dengan standar nasional. Mulai dari materi pelatihan, pola pembinaan, hingga kedisiplinan peserta dijalankan secara intensif dalam pelatihan berdurasi lima hari tersebut.
“Materi dan pendekatannya serupa dengan PKPMN. Bedanya, ini kita laksanakan sendiri di daerah agar lebih banyak pemuda bisa merasakan manfaatnya,” lanjutnya.
Sebanyak 50 peserta angkatan pertama telah mengikuti pelatihan dengan didampingi oleh instruktur dari berbagai sektor seperti TNI, Polri, akademisi, hingga praktisi kepemudaan. Selain menerima materi, mereka juga dibentuk dalam aspek karakter dan kedisiplinan.
Salah satu peserta bahkan mengaku pengalaman ini menjadi titik balik dalam hidupnya, karena baru kali ini ia merasakan pendidikan nonformal yang benar-benar memengaruhi pola pikir dan perilakunya.
“Saya merasa lebih kuat secara mental dan lebih siap menghadapi tantangan ke depan. Ini pengalaman yang sangat berharga,” ungkap peserta yang dikutip Rusmulyadi.
Lulusan PKPMD Kaltim angkatan pertama kini tergabung dalam jaringan alumni dan akan terus dibina melalui forum-forum kepemudaan tingkat daerah. Mereka juga diproyeksikan sebagai kandidat utama untuk mengikuti PKPMN di tingkat nasional jika kuota tersedia.
Program ini diharapkan menjadi fondasi lahirnya pemimpin muda berkualitas dari daerah, yang memiliki komitmen, visi, dan kesiapan menghadapi tantangan pembangunan ke depan. (Adv).

