Portalikn.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur tengah mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kaltim 2025. Ajang dua tahunan ini tidak hanya menjadi panggung bagi para atlet muda unjuk kemampuan, namun juga menjadi salah satu strategi utama Dispora dalam membina dan menjaring atlet potensial menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS).
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menyampaikan bahwa POPDA kali ini akan menampilkan suasana yang lebih kompetitif dan inklusif. Dispora Kaltim juga menambahkan dua cabang olahraga eksibisi, yakni pickleball dan woodball, sebagai bentuk inovasi serta adaptasi terhadap perkembangan tren olahraga baru.
“Kita ingin POPDA bukan sekadar kejuaraan, tetapi menjadi proses pembinaan berkelanjutan. Dari sini kita bisa melihat potensi atlet muda yang akan dibina lebih serius untuk POPNAS dan bahkan jangka panjang ke PON 2028,” ujar Rasman. (13/06/2025)
Rangkaian seleksi atlet pelajar dari berbagai kabupaten/kota telah mencapai tahap akhir. Para peserta terbaik akan memperoleh pembinaan intensif dari pelatih dan pengurus cabang olahraga, termasuk dari Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kaltim.
Selain itu, Dispora juga menggandeng beberapa sekolah dan akademi olahraga untuk menyiapkan dukungan teknis dan fasilitas pertandingan. Dukungan ini diharapkan menciptakan suasana kompetisi yang adil dan memacu semangat sportifitas para peserta.
POPDA Kaltim 2025 dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juli mendatang di Samarinda, dengan mempertandingkan lebih dari 15 cabang olahraga utama. Event ini diyakini akan menjadi titik tolak penting dalam penguatan sistem pembinaan olahraga pelajar di Benua Etam. (Adv).

