Portalikn.id, IKN – Sebanyak 50 peserta Program Pelatihan Kader Pemimpin Muda Daerah (PKPMD) Kalimantan Timur mendapat kesempatan langka mengunjungi langsung kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), sebagai bagian dari agenda pembekalan kepemimpinan yang difasilitasi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (13/6) ini menjadi pengalaman pertama bagi mayoritas peserta menyambangi proyek strategis nasional tersebut.
“Ternyata lebih dari 75 persen peserta belum pernah berkunjung ke IKN sebelumnya, padahal mereka aktif di organisasi dan komunitas kepemudaan. Ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka,” ujar Rusmulyadi, Sub Koordinator Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Dispora Kaltim.
Rangkaian kunjungan dimulai dari pertemuan resmi di Gedung Menko 3, di mana para peserta diterima langsung oleh Direktur Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Conrita Ermanto. Dalam pemaparannya, Ermanto menyampaikan gambaran menyeluruh tentang konsep IKN sebagai simbol Indonesia Emas 2045, serta peta jalan pembangunan ibu kota negara yang telah dimulai sejak 2022.
Para peserta juga memperoleh pemahaman tentang pentingnya kolaborasi lintas wilayah antara IKN dan kota-kota penyangga seperti Samarinda dan Balikpapan, yang dinilai krusial dalam menciptakan pertumbuhan yang merata dan berkelanjutan.
Setelah sesi pemaparan, rombongan melanjutkan kegiatan dengan kunjungan lapangan ke titik-titik strategis di kawasan IKN, termasuk area konstruksi Istana Negara. Tur lapangan ini didampingi langsung oleh tim Otorita IKN untuk memberikan gambaran nyata terkait progres pembangunan.
Rusmulyadi menuturkan, kegiatan ini bukan sekadar kunjungan edukatif, tetapi juga sarana membangun kesadaran dan tanggung jawab generasi muda terhadap peran mereka dalam proses pembangunan nasional.
“Banyak dari mereka merasa kunjungan ini membangkitkan semangat baru. Bahkan ada yang bilang, tanpa kegiatan ini mungkin belum sempat melihat IKN secara langsung,” pungkasnya.
Dispora Kaltim berharap momentum ini bisa menjadi titik awal keterlibatan aktif generasi muda dalam proses transformasi daerah menuju Indonesia Emas. (Adv).

