Portalikn.id, Samarinda – Dalam rangka mengevaluasi perkembangan olahraga di daerah, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur akan menggelar kegiatan pengukuran Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) pada bulan Juli 2025 mendatang. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam merancang arah kebijakan olahraga yang lebih tepat sasaran.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A Bagus Surya Saputra Sugiarta mengatakan, penilaian ini tidak sekadar bersifat administratif, melainkan dilakukan secara menyeluruh melalui pengumpulan data di lapangan dengan indikator yang terukur, seperti tingkat kebugaran fisik masyarakat.
“Rencananya bulan Juli kita mulai melakukan pengukuran IPO di kabupaten/kota. Salah satu indikator utama adalah kebugaran masyarakat,” ujar Bagus.
Ia menjelaskan bahwa IPO mengacu pada parameter nasional yang meliputi berbagai aspek penting dalam dunia olahraga. Di antaranya kondisi infrastruktur olahraga, kompetensi dan jumlah sumber daya manusia, kapasitas kelembagaan, hingga sarana pendukung lainnya.
“Semua aspek dihitung, mulai dari kualitas SDM, fasilitas olahraga, sampai lembaga yang mendukung. Semua ada ukurannya. Ini bukan sekadar data, tapi jadi acuan kondisi riil olahraga di daerah,” jelasnya. (20/06/2025)
Menariknya, cakupan pengukuran ini akan menyentuh berbagai kelompok usia, dari anak-anak hingga lanjut usia. Dispora Kaltim ingin memastikan bahwa olahraga sebagai gaya hidup sehat benar-benar dapat dirasakan oleh semua kalangan.
“Target sasarannya luas, dari usia dini sampai lansia. Jadi kami bisa tahu tingkat kebugaran dan partisipasi olahraga masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya.
Hasil dari pengukuran ini nantinya akan menjadi dasar penting dalam menyusun program pembinaan olahraga yang lebih efektif dan merata di seluruh Kalimantan Timur. (Adv).

