Portalikn.id, Samarinda – Di tengah hiruk-pikuk industri tambang dan migas yang selama ini menjadi denyut nadi ekonomi Kalimantan Timur, muncul harapan baru. Gubernur Rudy Mas’ud memulai inisiatif untuk melibatkan para pengusaha sektor strategis dalam membangun daerah, bukan hanya melalui pajak, tetapi lewat kemitraan konkret bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Langkah ini langsung mendapat sambutan hangat dari Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan. Ia menyebut inisiatif itu sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengejar kemandirian fiskal dan mengembalikan manfaat kekayaan alam kepada rakyat.
“Sudah saatnya kita tidak hanya menjadi penonton. BUMD harus aktif, karena dari sana kita bisa menguatkan keuangan daerah dan membuka lebih banyak peluang ekonomi lokal,” ujar Firnadi, Sabtu (5/7/2025).
Firnadi menyoroti kenyataan bahwa meskipun Kaltim kaya akan sumber daya alam, kontribusi perusahaan-perusahaan besar terhadap PAD belum optimal. Inilah mengapa penguatan peran BUMD dianggap strategis.
Tak hanya menyuarakan dukungan, Firnadi dan Komisi II DPRD Kaltim menyatakan siap mendorong realisasi kebijakan ini agar tidak berhenti sebagai wacana. Baginya, komunikasi yang dibangun Gubernur dengan para pengusaha harus direspons dengan langkah konkret di lapangan.
“Kita jangan hanya berdiskusi, tetapi harus langsung bertindak. Ini adalah momen untuk mewujudkan pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan,” katanya penuh semangat.
Dengan keterlibatan BUMD dalam industri energi dan tambang, harapannya pembangunan tidak hanya dinikmati segelintir orang, tetapi juga mengalir manfaatnya ke desa-desa, ke sekolah-sekolah, dan ke masa depan generasi Kaltim. (Adv).

