Portalikn.id, Samarinda – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur menggelar audiensi bersama Ikatan Alumni Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru di Kantor DPRD Kaltim. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang sebelumnya disampaikan para alumni PPG, sekaligus bentuk komitmen dewan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kaltim.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, mengungkapkan bahwa jumlah alumni PPG di Kaltim mencapai 241 orang. Namun, masih ditemukan kendala dalam penempatan tenaga pendidik. Ia menyoroti adanya dua lulusan asal Kaltim yang justru harus mengajar di luar daerah lantaran keterbatasan kuota guru di wilayah sendiri.
“Nah, data yang ada sekarang kan ternyata alumni PPG ini ada sekitar 241 orang,” ujar Darlis.
Ia menegaskan bahwa kebutuhan guru di Kaltim masih sangat tinggi. Banyak sekolah bahkan terpaksa merekrut guru pengganti untuk mengisi kekurangan tenaga pendidik. Sayangnya, proses perekrutan kerap dilakukan secara cepat tanpa mempertimbangkan kualifikasi maupun spesifikasi yang diperlukan.
Menurut Darlis, seleksi guru saat ini dilakukan secara nasional melalui sistem berbasis komputer. Dalam sistem itu, peserta dapat memilih lokasi penempatan sesuai preferensi. Ia menilai mekanisme tersebut mampu menghasilkan tenaga pendidik profesional yang siap mengajar sesuai kebutuhan daerah.
“Tenaga pengajar calon guru memiliki kualifikasi yang jelas, jenjang pendidikan juga jelas, karena mereka ditraining selama dua semester atau satu tahun untuk siap mengajar,” tambahnya.
Darlis berharap ke depan penempatan guru dapat lebih memperhatikan kebutuhan riil di daerah. Dengan demikian, pemerataan tenaga pendidik dapat tercapai dan kualitas pendidikan di Kalimantan Timur semakin meningkat. (Adv).

