Portalikn.id, Jakarta – Kunjungan kerja Komisi III DPRD Kalimantan Timur ke Badan Penghubung Pemprov Kaltim di Jakarta menjadi langkah strategis dalam mendorong sinergi lintas wilayah serta memperkuat citra Kalimantan Timur di tingkat nasional.
Dalam kunjungan tersebut, anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, menegaskan pentingnya evaluasi terhadap sarana dan prasarana, khususnya fasilitas transit serta media promosi daerah. Menurutnya, hal ini menjadi bagian dari komitmen legislatif dalam memastikan pelayanan publik yang profesional dan berdaya saing.
“Fungsi Badan Penghubung tidak boleh semata administratif. Harus menjadi etalase Kalimantan Timur yang mampu menjangkau dan membangun jejaring dengan berbagai stakeholder nasional,” ujar Subandi, Kamis (17/7/2025).
DPRD Kaltim turut menyoroti alokasi anggaran senilai Rp 17 miliar yang telah digelontorkan untuk mendukung penguatan peran Badan Penghubung. Harapannya, anggaran tersebut dapat digunakan secara transparan dan efisien, sehingga lembaga ini benar-benar berfungsi optimal sebagai pusat representasi Provinsi Kalimantan Timur di ibu kota negara.
Dalam dialog yang berlangsung, Komisi III juga mendorong penguatan media informasi yang mampu menampilkan wajah positif Kaltim di kancah nasional. Selain itu, perhatian terhadap mahasiswa asal Kaltim yang merantau di Jakarta turut menjadi sorotan, sebagai bagian dari pendekatan humanis dalam menjalankan fungsi kelembagaan.
Komitmen pengawasan yang berkelanjutan disampaikan DPRD Kaltim sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas kelembagaan dan pelayanan publik. Dengan peran yang lebih strategis, Badan Penghubung diharapkan mampu memperkuat posisi Kaltim sebagai provinsi yang aktif, terbuka, dan siap bersaing di tingkat nasional. (Adv).

