Portalikn.id, Samarinda – Komisi III DPRD Kalimantan Timur mendesak pemerintah pusat agar segera mengalokasikan anggaran melalui APBN untuk memperbaiki jalan nasional poros Bulungan (Kalimantan Utara) – Berau yang rusak parah, khususnya di Kilometer 14, Kecamatan Gunung Tabur.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menyampaikan bahwa kerusakan jalan tersebut telah mengganggu distribusi logistik dan mobilitas warga. Bahkan, kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM) sempat terhambat melintas di sana.
“Penanganan infrastruktur jalan tidak bisa dilakukan setengah-setengah. APBN harus digunakan untuk perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam,” tegas Reza.
Ia menekankan perlunya kajian teknis sebelum pelaksanaan perbaikan agar hasilnya dapat bertahan dalam jangka panjang. Reza juga menegaskan bahwa karena jalan tersebut berstatus sebagai jalan nasional, maka menjadi tanggung jawab pemerintah pusat untuk menanganinya.
Meski demikian, Komisi III DPRD Kaltim tetap mendorong Dinas PUPR Kaltim untuk segera berkoordinasi dengan Kementerian PUPR, khususnya melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), guna mempercepat penanganan kerusakan jalan tersebut. (07/05/2025)
“Jalan ini adalah akses utama masyarakat dan jalur distribusi bahan pokok. Harus ada perhatian serius dari pusat agar kejadian seperti ini tidak terus berulang tanpa solusi,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara, Idham Chalid, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan DPU-Perkim Kaltara untuk segera meminta tindakan dari BBPJN.
“Kita berharap BBPJN bisa melakukan tindakan cepat. Minimal, dilakukan perbaikan sementara agar semua jenis kendaraan bisa melintas, meskipun terjadi antrean,” ujar Idham.
Saat ini, proses koordinasi antara DPU-Perkim Kaltara dan BBPJN Kaltim masih berlangsung untuk menentukan langkah penanganan darurat maupun permanen terhadap kerusakan jalan nasional tersebut. (Adv).

