Portalikn.id, Samarinda – Kalimantan Timur berhasil mencetak prestasi membanggakan dalam gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kurash 2025, baik sebagai penyelenggara yang sukses maupun sebagai kontingen berprestasi yang meraih posisi juara umum kedua secara nasional.
Kejuaraan yang diikuti oleh 20 provinsi ini menjadi momentum penting bagi Kaltim. Provinsi ini tidak hanya menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah yang profesional, namun juga membuktikan kualitas atlet-atletnya yang kompetitif di tingkat nasional.
Menurut Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, sukses ganda ini menunjukkan keseriusan daerah dalam membina cabang olahraga Kurash.
DKI Jakarta Memimpin, Kaltim Menyusul dengan Raihan Emas Signifikan
Dalam klasemen akhir perolehan medali, DKI Jakarta menduduki posisi puncak dengan 10 medali emas, disusul Kalimantan Timur dengan 7 emas, dan Kalimantan Utara di peringkat ketiga dengan 3 emas.
“Peringkat dua nasional tentu bukan hasil yang mudah. Tapi ini membuktikan bahwa atlet-atlet Kurash kita punya potensi besar, bahkan beberapa di antaranya dulunya berasal dari cabang olahraga lain,” ujar Rasman.
Jadi Momentum Regenerasi Atlet dan Penguatan Pembinaan Lebih dari sekadar perolehan medali, Kejurnas Kurash ini juga dimaknai sebagai ajang penting untuk evaluasi pembinaan dan memperkuat regenerasi atlet. Rasman mengungkapkan bahwa sejumlah atlet muda Kaltim menunjukkan performa menjanjikan, bahkan ada yang masih berusia sangat belia.
“Anak-anak muda ini harus jadi fokus kita ke depan. Usia mereka masih panjang, dan bisa kita siapkan dari sekarang untuk ajang nasional maupun internasional,” tambahnya.
Langkah Menuju Panggung Asia
Prestasi Kaltim dalam Kejurnas ini menjadi modal awal untuk menghadapi tantangan lebih besar. Rasman menyebut bahwa beberapa atlet yang tampil gemilang akan dipersiapkan untuk berlaga di Kejuaraan Asia Kurash yang dijadwalkan berlangsung di NTB, September 2025.
Meski begitu, ia mengingatkan agar para atlet tidak terlena. “Perjalanan belum selesai. Justru sekarang saatnya meningkatkan intensitas latihan dan memperbaiki teknik. Ini bukan akhir, tapi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi,” tegasnya.
Rasman juga mendorong agar federasi dan organisasi Kurash di tingkat kabupaten/kota lebih aktif dalam pembinaan. Menurutnya, kolaborasi dari tingkat daerah adalah kunci untuk menjaring lebih banyak talenta berbakat dan membentuk fondasi prestasi jangka panjang.
“Ke depan, kita ingin lebih banyak atlet dari Kutai, Berau, Paser, Bontang, dan kabupaten lainnya tampil di ajang seperti ini,” ujarnya tutupnya. (Adv).

