Portalikn.id, Samarinda – Kerusakan ruas jalan nasional di RT 08, Kelurahan Muara Komam, Kabupaten Paser, kembali menjadi sorotan. Bagian badan jalan pada jalur penghubung utama Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) dilaporkan kembali amblas, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu mobilitas antarprovinsi.
Jalan tersebut merupakan jalur vital yang menopang arus lalu lintas orang dan distribusi logistik antara Kaltim dan Kalsel. Namun dalam beberapa hari terakhir, kondisi badan jalan dilaporkan semakin memburuk. Penurunan struktur jalan menyebabkan penyempitan lajur, memaksa kendaraan terutama truk bertonase besar melaju dengan kecepatan rendah dan bergantian saat melintas.
Warga sekitar dan pengguna jalan menyebutkan kerusakan di titik tersebut bukan kali pertama terjadi. Amblasnya badan jalan terus berkembang dan dikhawatirkan semakin parah jika tidak segera ditangani secara menyeluruh.
Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menilai kerusakan jalan nasional di Muara Komam sudah berada pada level yang mengkhawatirkan dan tidak dapat ditoleransi. Ia mendesak pemerintah pusat bersama instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan penanganan.
“Kerusakan di Muara Komam ini sudah sangat mengkhawatirkan. Jalan negara ini adalah jalur vital Kaltim–Kalsel, dan gangguan di titik tersebut langsung berdampak pada mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi logistik,” ujar Reza.
Ia menegaskan, karena statusnya sebagai jalan nasional, penanganan harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan maupun hambatan ekonomi yang lebih luas. DPRD Kaltim, lanjutnya, akan terus mendorong percepatan perbaikan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. (Adv).

