Portalikn.id, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan, mengapresiasi pelaksanaan dua program unggulan Pemerintah Provinsi Kaltim di awal masa pemerintahan 2025 Gratispol, program perjalanan religi untuk marbot dan petugas rumah ibadah, serta Jospol, program insentif bagi guru agama.
Firnadi menyebut keberhasilan implementasi program tersebut sebagai tanda kematangan perencanaan dan bentuk nyata dari kepekaan sosial pemimpin daerah.
“Program Gratispol dan Jospol adalah bukti bahwa pemimpin Kaltim saat ini tidak hanya memikirkan pembangunan fisik, tapi juga membangun fondasi karakter masyarakat melalui perhatian terhadap marbot dan guru agama,” ujarnya, Kamis (26/6/2025).
Menurut Firnadi, kelompok seperti marbot dan guru agama selama ini kerap luput dari perhatian dalam desain pembangunan. Kehadiran dua program tersebut menjadi indikator kuat adanya keberpihakan sosial dari pemerintah provinsi terhadap kelompok yang berperan penting dalam pembinaan moral dan spiritual masyarakat.
Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim ini juga menekankan bahwa keberlanjutan program harus diiringi dengan penguatan ekonomi daerah.
“Semakin tinggi pendapatan daerah, semakin besar potensi anggaran untuk menambah jumlah penerima manfaat. Ini selaras dengan semangat pemerataan pembangunan yang inklusif,” jelasnya.
Firnadi berharap program ini menjadi pijakan awal untuk kebijakan-kebijakan berikutnya yang lebih menyentuh langsung masyarakat, tidak hanya dari sisi pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan sosial dan spiritual. (Adv).

