Portalikn.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur menegaskan komitmen untuk memastikan standar keselamatan dalam pemanfaatan gedung yang direncanakan sebagai asrama atlet. Kepala UPTD Dispora Kaltim, Junaidi, mengatakan pihaknya tengah mempercepat proses penilaian kelayakan gedung agar fasilitas tersebut bisa segera digunakan, namun tetap mematuhi semua prosedur yang berlaku.
“Kebutuhan asrama ini mendesak, jadi kita upayakan percepatannya. Tapi tetap menyesuaikan prosedur yang ada,” ujar Junaidi.
Junaidi menekankan bahwa salah satu tahapan penting dalam proses ini adalah penerbitan Surat Laik Operasi (SLO). Dokumen tersebut menjadi syarat mutlak yang menyatakan sebuah bangunan aman dan layak difungsikan, termasuk untuk kegiatan menginap.(30/06/2025)
“Kami berharap proses ini berjalan sampai dengan terbitnya SLO. Itu yang jadi dasar utama bahwa bangunan ini sudah layak untuk dipakai,” jelasnya.
Menurut Junaidi, penggunaan gedung tanpa SLO berisiko menimbulkan potensi bahaya, apalagi jika akan digunakan untuk akomodasi atlet yang menginap. Oleh karena itu, Dispora Kaltim memilih berhati-hati agar keselamatan tetap terjamin.
“Surat layak operasi ini penting sekali. Kalau belum keluar dan sudah digunakan untuk menginap, risikonya bisa lebih besar,” tegasnya.
Ia juga bersyukur bahwa sejauh ini, gedung tersebut belum digunakan untuk aktivitas inap saat terjadi insiden sebelumnya. Hal itu mencegah potensi korban atau dampak fatal.
“Syukur alhamdulillah saat kejadian kemarin tidak ada yang menginap di hotel Atlet,” tuturnya.
Dispora Kaltim memastikan semua tahapan renovasi dan pemanfaatan gedung akan dilakukan sesuai aturan dan standar keselamatan. Langkah ini penting untuk melindungi semua pengguna fasilitas olahraga dan mendukung penyelenggaraan kegiatan pemuda dan olahraga secara aman.
“Kami tetap berpegang pada prosedur agar semua aktivitas nanti bisa berjalan aman sesuai regulasi,” pungkas Junaidi.
Dengan pendekatan ini, Dispora Kaltim ingin memastikan asrama atlet tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memenuhi syarat legal dan teknis, sehingga benar-benar aman digunakan dalam mendukung prestasi olahraga di Benua Etam. (Adv).

