Portalikn.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan budaya lokal melalui dunia olahraga. Salah satu upayanya diwujudkan dalam Pelatihan Pelatih Olahraga Masyarakat dan Tradisional yang digelar di Kota Tenggarong pada Selasa, 26 Juni 2025.
Kegiatan ini menjadi ruang penting dalam memperkuat kapasitas pelatih yang selama ini menjadi ujung tombak pelestarian olahraga tradisional di tengah masyarakat. Tak hanya sebagai ajang pelatihan teknis, kegiatan ini juga menghadirkan sesi pembelajaran yang mendorong pemahaman lebih dalam terhadap filosofi, nilai-nilai budaya, dan makna sosial dari olahraga tradisional itu sendiri.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A Bagus Surya, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pelatih dalam menjaga eksistensi olahraga tradisional sebagai bagian dari jati diri bangsa.
“Olahraga masyarakat dan tradisional bukan sekadar kegiatan fisik, tapi sarana membangun karakter, solidaritas, dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Karena itu, pelatih perlu dibekali dengan wawasan yang tidak hanya teknis tapi juga kontekstual,” jelas Bagus.
Menurutnya, ke depan olahraga tradisional harus bisa hidup berdampingan dengan olahraga modern, bahkan menjadi ikon lokal yang dapat dikembangkan secara profesional di tingkat daerah maupun nasional.
Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur, mulai dari pelatih komunitas, penggiat olahraga tradisional, hingga perwakilan lembaga lokal. Dispora Kaltim juga menghadirkan narasumber berpengalaman yang membahas metode pelatihan, manajemen kegiatan komunitas, serta strategi pengembangan olahraga berbasis budaya.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan akan lahir pelatih-pelatih tangguh yang mampu menularkan semangat cinta budaya melalui olahraga, serta menjadikan olahraga tradisional sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. (Adv).

