Portalikn.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus menumbuhkan budaya kerja profesional di lingkungan instansi. Salah satu fokus utamanya adalah mendorong kepatuhan terhadap kewajiban presensi harian sebagai bentuk nyata integritas aparatur sipil negara (ASN).
Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Mardareta, kembali menegaskan pentingnya melakukan presensi melalui sistem pemindai sidik jari (fingerprint) setiap hari kerja.
Mardareta menuturkan bahwa arahan ini merupakan penegasan ulang dari instruksi Sekretaris Dispora yang disampaikan sebelumnya. “Presensi itu bukan sekadar catatan kehadiran, tapi mencerminkan komitmen dan loyalitas kita sebagai abdi negara,” ungkap mardareta.(27/06/2025)
Ia menyampaikan bahwa sistem Indeks Wawasan Integritas dan Loyalitas (IWIL) telah memberikan peringatan kepada sejumlah pegawai, termasuk dirinya, akibat ketidaktertiban dalam presensi.
Lebih dari itu, Mardareta mengimbau agar seluruh pegawai dapat saling menjaga semangat kedisiplinan, termasuk dengan mengingatkan rekan-rekan yang belum hadir atau lalai melakukan presensi. Ia menegaskan bahwa baik presensi digital maupun manual tetap harus dilakukan setiap hari.
Dispora Kaltim menjadikan kedisiplinan sebagai standar etika dan tanggung jawab profesi. Menurutnya, citra ASN yang profesional terbangun dari sikap-sikap konsisten terhadap aturan dan tanggung jawab harian.
“Kalau hal sederhana seperti presensi saja kita abaikan, bagaimana publik bisa percaya kita mampu mengemban amanah yang lebih besar?” pungkasnya. (Adv).

