Portalikn.id, Samarinda – Meningkatnya ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja mendorong Dispora Kalimantan Timur untuk mengambil langkah aktif dalam pencegahan dini melalui edukasi menyeluruh dan menyentuh sisi emosional generasi muda.
Menurut Hasbar, Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, program ini bukan sekadar rutinitas seremonial, tapi bagian dari komitmen jangka panjang Dispora dalam membentuk remaja yang tangguh dan sadar akan risiko lingkungan negatif.
“Narkoba sering masuk secara halus, tanpa disadari. Maka, remaja harus punya pemahaman sejak awal agar tidak mudah terpengaruh,” ujarnya.(24/06/2025)
Melibatkan Mantan Pengguna Hingga Aparat, Edukasi Diberikan Secara Menyeluruh
Dispora Kaltim tidak bergerak sendiri. Mereka melibatkan pihak-pihak strategis seperti BNN, kepolisian, dan bahkan mantan pengguna narkoba yang telah pulih untuk berbicara langsung kepada para remaja. Tujuannya, agar edukasi yang diberikan lebih membumi dan mengena secara emosional.
“Cerita langsung dari mereka yang pernah terjerumus justru memberikan dampak lebih kuat. Ini bukan sekadar teori, tapi pengalaman hidup yang bisa membuka mata remaja,” jelas Hasbar.
Pencegahan Lebih Baik daripada Pengobatan
Dispora Kaltim memilih fokus pada pendekatan preventif, dengan alasan bahwa rehabilitasi meskipun penting bukanlah jalan yang mudah dan cepat.
“Sekali kecanduan, proses untuk kembali normal sangat panjang. Maka mencegah sebelum terjadi jauh lebih penting dan efisien,” tegasnya.
Bangun Ketahanan Mental, Wujudkan Pemuda Kaltim yang Bebas Narkoba
Hasbar menegaskan bahwa misi utama program ini bukan hanya menjauhkan pemuda dari narkoba, tapi juga membangun karakter kuat, sehat, dan produktif bagi masa depan Kalimantan Timur.
“Kami ingin anak muda Kaltim tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan punya semangat untuk berkembang secara positif,” tutupnya. (Adv).

