Portalikn.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur mengambil langkah progresif dengan mengajak perusahaan-perusahaan swasta untuk terlibat langsung dalam proses pembinaan atlet lokal melalui konsep “bapak asuh” cabang olahraga.
Langkah ini lahir dari kesadaran bahwa prestasi olahraga daerah tidak bisa dibangun oleh pemerintah saja. Dunia usaha memiliki peran besar, tidak hanya sebagai sponsor sesaat, tetapi juga sebagai mitra yang mendampingi atlet sejak awal pembinaan hingga mencapai level kompetitif nasional maupun internasional.
“Kami ingin membangun jembatan antara dunia olahraga dan dunia usaha. Kolaborasi ini akan menjadi fondasi yang kuat bagi pembinaan atlet yang berkelanjutan,” ungkap Rasman Rading, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim.
Dispora Kaltim melihat bahwa dukungan perusahaan bisa berbentuk lebih dari sekadar bantuan finansial. Perusahaan dapat turut terlibat dalam pengawasan, penyediaan fasilitas, hingga pengembangan karier pasca-atlet. Untuk memperkuat payung hukum kerja sama ini, Pemerintah Provinsi Kaltim tengah menyiapkan Peraturan Gubernur sebagai pedoman resmi pelaksanaan program.
Lebih dari itu, Dispora juga merencanakan pertemuan lintas sektor yang akan melibatkan pemerintah, KONI, pelatih, dan perwakilan korporasi guna menyelaraskan visi serta menyusun rencana aksi bersama dalam pembinaan olahraga.
“Kami percaya, ketika perusahaan merasa menjadi bagian dari perjalanan atlet, akan tumbuh rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama atas kemajuan olahraga di daerah ini,” tambah Rasman. (22/05/2025)
Melalui skema ini, Dispora Kaltim berharap bisa melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang tidak hanya dibentuk oleh pelatih dan fasilitas, tapi juga oleh dukungan ekosistem sosial dan ekonomi yang solid. (Adv).

