Portalikn.id, Samarinda – Hotel Atlet milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalami insiden kebakaran sebelum sempat difungsikan kembali sebagai fasilitas penginapan bagi atlet dan tamu kegiatan nasional.
Kebakaran yang terjadi pada gedung delapan lantai tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik pada kabel induk di lantai dua. Asap tebal sempat terlihat keluar dari lantai atas, namun beruntung api tidak sempat menjalar ke seluruh bagian gedung.
Saat kejadian, Hotel Atlet masih berada dalam masa persiapan operasional setelah menjalani proses renovasi besar-besaran dengan total anggaran mencapai Rp111 miliar. Gedung ini direncanakan menjadi tempat akomodasi utama bagi berbagai agenda nasional yang akan digelar di Kota Samarinda.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, yang turut meninjau langsung lokasi pascakebakaran, menyayangkan kejadian tersebut. Ia menilai insiden ini mencerminkan lemahnya sistem perawatan gedung-gedung milik pemerintah.
“Renovasi boleh besar, tapi pengelolaan dan pemeliharaannya seringkali diabaikan. Ini bukan sekadar gedung, tapi aset provinsi yang dibangun dari uang rakyat,” tegas Sapto, Rabu (18/6/2025).
Ia menambahkan, peristiwa ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh instansi terkait dalam memperkuat sistem pengelolaan dan perawatan bangunan strategis daerah agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Adv).

