Portalikn.id, Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari Fraksi Golkar, H. Apansyah, menyampaikan hasil reses yang dihimpun dari masyarakat dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim, Senin (4/8/2025). Aspirasi yang masuk didominasi persoalan mendasar seperti infrastruktur, air bersih, pendidikan, serta dukungan terhadap sektor ekonomi kerakyatan dan pertanian.
“Infrastruktur masih menjadi aspirasi terbanyak masyarakat. Banyak desa meminta perbaikan jalan, jembatan, drainase, dan akses menuju jalan utama, termasuk penyelesaian pembangunan dermaga umum,” kata Apansyah dalam forum paripurna.
Ia menambahkan bahwa masih terdapat wilayah yang belum tersentuh aliran listrik dan minim penerangan jalan. Kondisi tersebut menjadi keluhan utama masyarakat yang berharap perhatian dari pemerintah provinsi.
Persoalan air bersih juga mencuat. Warga mengeluhkan kualitas air yang buruk, sehingga diperlukan langkah nyata untuk meningkatkan layanan air bersih yang layak dan merata.
Di bidang pendidikan, masyarakat mempertanyakan kejelasan program GratisPol Pendidikan yang sebelumnya digaungkan Pemprov Kaltim. Apansyah menyebut adanya kebingungan terkait waktu pelaksanaan dan mekanisme program tersebut.
“Kapan akan direalisasikan dan bagaimana mekanismenya, ini menjadi pertanyaan besar di masyarakat yang harus dijawab oleh pemerintah provinsi,” tegasnya.
Tak hanya itu, aspirasi juga datang dari sektor ekonomi kerakyatan. Warga meminta bantuan permodalan bagi UMKM, peningkatan kapasitas SDM, serta pelatihan keterampilan bagi pemuda lokal agar lebih kompetitif dalam dunia usaha.
Dalam bidang ketahanan pangan, masyarakat menyoroti rendahnya produktivitas padi di Kaltim yang pada 2024 hanya mencapai 3,9 ton. Hal ini dinilai belum mampu mencukupi kebutuhan daerah. Warga mendesak upaya konkret seperti percetakan sawah baru, perbaikan jalan usaha tani, pembangunan irigasi, dan bantuan alat pertanian.
“Sektor peternakan juga membutuhkan perhatian, terutama untuk penggemukan sapi dan penyediaan pakan. Sementara di sektor perkebunan, komoditas seperti sawit, karet, kelapa, dan bakau masih mendominasi,” tambah Apansyah.
Fraksi Golkar berharap seluruh aspirasi yang telah dihimpun melalui reses dapat ditindaklanjuti secara serius oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, demi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah. (Adv).

