Portalikn.id, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Agus Aras, menyoroti masih banyaknya persoalan kebutuhan dasar yang dialami masyarakat Kutai Timur (Kutim). Hal ini ia ungkapkan setelah melakukan reses di 12 titik wilayah Kutim dan menerima sejumlah keluhan warga.
“Yang jelas yang selalu menjadi keluhan itu kebutuhan dasar,” ujar Agus.
Menurutnya, persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat mencakup ketersediaan listrik, kondisi infrastruktur jalan, serta fasilitas pendidikan, khususnya di tingkat SMA dan SMK. Ia menyebut masih banyak pelajar di Kutim yang kesulitan mengakses sekolah karena jarak yang jauh dan akses jalan yang belum memadai.
“Kebutuhan dasar seperti listrik, infrastruktur jalan, dan fasilitas pendidikan, khususnya SMA dan SMK, masih menjadi persoalan serius,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut menjadi tantangan besar dalam meningkatkan angka partisipasi sekolah di Kutim.
Selain itu, Agus juga menyoroti layanan air bersih yang dinilai masih minim. Meski Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) telah dibangun di sejumlah lokasi, distribusi air bersih belum berjalan optimal.
“PDAM yang sudah dibangun tapi belum bisa berfungsi maksimal terhadap pelayanan kepada masyarakat tentu ini juga perlu mendapat perhatian karena ini menjadi kebutuhan dasar,” ujarnya.
Agus berharap hasil reses tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk lebih fokus menangani kebutuhan dasar masyarakat. Ia menegaskan bahwa anggaran daerah seharusnya diprioritaskan untuk sektor-sektor yang langsung menyentuh kesejahteraan warga.
Menurutnya, penyelesaian persoalan kebutuhan dasar bukan hanya terkait pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan komitmen pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kutai Timur. (Adv).

