Portalikn.id, Jakarta – Orientasi DPRD yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri di Jakarta menjadi momentum strategis bagi konsolidasi intelektual dan penguatan kapasitas legislator daerah se-Indonesia, termasuk dari Kalimantan Timur.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan pakar tata kelola pemerintahan, seperti Dr. Soni Sumarsono dan Dr. Budi Santosa, yang membawakan materi terkait pembaruan etika politik, penguatan fungsi legislasi, hingga peran strategis DPRD dalam menjaga arah demokrasi lokal.
Dua anggota DPRD Kaltim, Abdurrahman Bolong dan Abdul Giaz, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen wakil rakyat dari Kaltim untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan serta meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas representatif.
“Orientasi ini bukan sekadar pembekalan prosedural, tetapi ruang refleksi kelembagaan yang penting agar DPRD tetap menjadi motor perubahan yang bertanggung jawab, visioner, dan adaptif terhadap dinamika bangsa,” ujar salah satu narasumber dalam sesi diskusi, Rabu (2/7/2025).
Orientasi ini juga menjadi ajang pertukaran gagasan lintas daerah, mendorong kolaborasi antarparlemen lokal, serta memperkuat pemahaman terhadap sistem pemerintahan daerah yang demokratis dan efektif.
Dengan mengikuti orientasi ini, anggota DPRD diharapkan mampu menghadirkan praktik legislasi yang lebih tajam, pengawasan yang lebih terukur, serta anggaran yang lebih berpihak kepada kepentingan publik. (Adv).

