Portalikn.id, Balikpapan – Rapat kerja Komisi II DPRD Kalimantan Timur yang digelar di Balikpapan pada Rabu (23/7/2025) menjadi momentum strategis dalam mendorong optimalisasi aset daerah secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dalam rapat tersebut, Komisi II menyoroti sejumlah isu penting terkait pengelolaan aset milik Pemprov Kaltim, termasuk potensi bisnis di kawasan Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau. Komisi II juga menekankan pentingnya penegakan ketertiban hukum, transparansi pengelolaan, serta penguatan sinergi lintas institusi.
Diskusi intensif digelar bersama para mitra strategis, antara lain Polda Kaltim, Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kaltim, Pemerintah Provinsi Kaltim, PT MBS, dan PT Bank Kaltimtara. Kolaborasi ini menjadi bukti keseriusan legislatif dalam mengawal aset publik agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tak hanya itu, Komisi II turut menyoroti aset lain seperti Mall Lembuswana dan Hotel Royal Suite. Evaluasi terhadap aset-aset ini menjadi bagian dari upaya audit dan mitigasi risiko yang saat ini tengah dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Komisi II menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah pengamanan aset yang dilakukan BPKAD.
Perhatian khusus juga diberikan pada rencana pengajuan agunan aset daerah di PT Bank Kaltimtara. Komisi II menegaskan bahwa segala bentuk kerja sama bisnis yang melibatkan aset daerah harus dilandasi prinsip kehati-hatian dan kepastian hukum.
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud menyatakan bahwa rapat kerja ini bukan hanya forum koordinatif semata, melainkan cerminan komitmen bersama untuk menjaga dan mengelola aset rakyat secara profesional dan bertanggung jawab.
“Kami berkomitmen menjadi mediator yang mendorong solusi konstitusional dalam setiap tantangan regulasi maupun negosiasi kerja sama. Ini adalah bagian dari upaya memperkuat fondasi pendapatan daerah dan membuka peluang ekonomi baru,” tegas Hasanuddin.
Rapat kerja ini menegaskan tekad Komisi II dalam mengawal aset publik agar lebih produktif dan memberi dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim. (Adv).

