portalikn.id, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Husni Fahruddin, menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-40 Tahun Buku 2024 Pusat Koperasi Unit Desa (PUSKUD) Kalimantan Timur, yang digelar di Ruang Emerald, Hotel Mercure Samarinda, Senin (21/7/2025).
Mengangkat tema “Transformasi & Revitalisasi KUD Untuk Mendukung Pembangunan Generasi Emas”, kegiatan ini juga dirangkai dengan Rapat Program Kerja Tahun 2025.
Dalam sambutannya, Muhammad Husni Fahruddin menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah-langkah PUSKUD Kaltim dalam memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
“Kami dari DPRD Kalimantan Timur sangat mendukung upaya PUSKUD dalam melakukan transformasi dan revitalisasi koperasi di daerah. Koperasi memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi dan menciptakan kesejahteraan di tingkat desa,” tegas Husni.
Ia berharap hasil dari RAT ini dapat membawa perubahan nyata dan signifikan bagi kinerja KUD di seluruh wilayah Kalimantan Timur, serta menjadi kontribusi langsung terhadap pembangunan generasi emas Indonesia 2045.
Sementara itu, Ketua Umum PUSKUD Kaltim, Mohammad Arief Pahlevi Pangerang, dalam laporannya menekankan bahwa revitalisasi koperasi desa bukan sekadar jargon, tetapi sebuah upaya konkret untuk menjadikan KUD sebagai pusat pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif.
“Meski tantangan masih ada, kami yakin melalui semangat gotong royong, penguatan jaringan usaha, dan dukungan dari pemerintah, KUD bisa bangkit dan berkontribusi besar bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Pahlevi juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi, terutama pengurus, pengawas, dan anggota. Pendidikan perkoperasian dinilai sebagai fondasi utama dalam menciptakan kepemimpinan baru yang visioner dan berintegritas.
Ia menambahkan bahwa optimalisasi aset, infrastruktur, dan pengelolaan modal menjadi prioritas utama dalam agenda transformasi PUSKUD Kaltim ke depan.
Dengan sinergi legislatif dan seluruh pemangku kepentingan, RAT PUSKUD Kaltim ke-40 menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan di Kalimantan Timur. (Adv).

