Portalikn.id, Samarinda – Dalam suasana hangat diskusi publik yang digelar di Studio 2 TVRI Kaltim, Senin (5/7/2025), Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmad Reza Fachlevi, menyuarakan tekad kuat untuk mengawal suksesnya implementasi program Zero ODOL di Kalimantan Timur.
Zero ODOL program nasional yang menargetkan penghapusan kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih mulai 2026 bukan hanya soal lalu lintas. “Ini tentang keselamatan, tentang keberlanjutan, dan tentang keseriusan kita dalam menata sektor transportasi,” tegas Reza.
Ia menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh: dari sisi regulasi yang jelas hingga fasilitas pendukung di lapangan. Ia juga menggarisbawahi bahwa Zero ODOL tidak boleh hanya berhenti di meja rapat atau menjadi jargon belaka.
“Perlu sinergi lintas sektor: pemerintah, legislatif, akademisi, dunia usaha, hingga masyarakat. Ini pekerjaan besar yang tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri,” kata Reza.
Komisi III DPRD Kaltim, kata dia, telah dan akan terus berupaya dalam penyusunan regulasi dan dukungan anggaran.
Tujuannya jelas menjadikan Kaltim sebagai daerah yang mampu memberi contoh dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, tertib, dan ramah lingkungan. (Adv).

