Portalikn.id, Berau – Di tengah tantangan ketergantungan ekonomi terhadap sektor tambang, suara perubahan datang dari Teluk Bayur. Makmur HAPK, Anggota DPRD Kalimantan Timur yang juga mantan Bupati Berau, hadir di kecamatan tersebut untuk menyosialisasikan Perda Nomor 5 Tahun 2019 tentang Perencanaan Induk Pembangunan Kepariwisataan.
Bersama tokoh masyarakat dan unsur Muspika, Makmur menyampaikan harapannya agar Berau segera bangkit sebagai pusat pariwisata andalan Kaltim. Baginya, sektor ini bukan sekadar pelengkap, tapi potensi masa depan daerah.
“Berau ini punya keunggulan wisata yang luar biasa. Mulai dari wisata bahari sampai keindahan alam di pedalaman. Ini saatnya kita garap secara serius,” ujarnya dengan penuh keyakinan, Kamis (3/7/2025).
Makmur mengingatkan bahwa masa kejayaan sektor tambang tidak bisa berlangsung selamanya. Ketika sumber daya alam habis, katanya, pariwisata bisa menjadi tumpuan baru ekonomi daerah.
“Berau punya segalanya pulau-pulau indah di pesisir selatan dan kekayaan alam di Kelay dan Segah. Ini modal besar untuk bangun PAD dari sektor non-tambang,” tambahnya.
Suara senada datang dari warga Teluk Bayur. Andrian, seorang tokoh pemuda, menyoroti pentingnya pengembangan wisata sejarah dan religi di daerahnya.
“Kita punya makam tokoh-tokoh sejarah dan situs budaya yang bernilai. Harus ada perhatian lebih dari pemerintah,” ucapnya.
Sosialisasi ini bukan sekadar rutinitas legislator. Di Teluk Bayur, ia menjadi titik temu antara kebijakan daerah dan semangat warga untuk menjadikan pariwisata sebagai jalan baru bagi masa depan Berau. (Adv).

