Portalikn.id, Samarinda – Komisi IV DPRD Kaltim kembali bersuara lantang. Kali ini, soal jalan akses menuju pabrik PT Kobexindo Cement di Desa Selangka, Kaliorang, Kutai Timur, yang kondisinya memprihatinkan. Padahal, pabrik ini disebut sebagai salah satu produsen semen terbesar di dunia.
Darlis Pattalongi, Sekretaris Komisi IV sekaligus ketua rombongan kunjungan, mengatakan akses sepanjang 6 kilometer menuju pabrik masih berupa jalan tanah.
“Kalau hujan turun, kendaraan bisa butuh lebih dari 30 menit untuk sampai. Ini perusahaan besar, tapi jalannya seperti belum masuk peta,” keluhnya, Rabu (2/7/2025).
Rombongan DPRD datang untuk mengecek aspek ketenagakerjaan, CSR, dan dampak lingkungan. Tapi sayangnya, mereka hanya disambut pejabat perusahaan setingkat asisten manajer, yang bahkan kesulitan berkomunikasi karena kendala bahasa.
Tak hanya soal jalan, Komisi IV juga menyoroti lokasi pabrik yang berbatasan langsung dengan kawasan karst Sangkulirang–Mangkalihat.
“Ini bukan sekadar bukit kapur. Karst ini sumber air bagi banyak daerah. Kalau rusak, bisa-bisa kita alami krisis air,” ujar Darlis serius.
DPRD mendesak agar ada perhatian serius dari perusahaan maupun pemerintah terhadap infrastruktur dan lingkungan sekitar, demi keberlanjutan jangka panjang. (Adv).

