Portalikn.id, Kutai Barat – Di bawah langit cerah Taman Budaya Sendawar, geliat pemberdayaan lokal terasa hidup. Lomba karya wirausaha petani-nelayan yang digelar dalam rangka PEDA XI KTNA 2025 bukan sekadar kompetisi, tapi cerminan tekad Kalimantan Timur membangun dari desa, dari tanah, dan dari lautnya sendiri.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, hadir menyaksikan langsung semangat para petani dan nelayan yang kini tak hanya menggarap lahan dan jala, tetapi juga menciptakan inovasi yang menjanjikan masa depan.
“Ini adalah bentuk investasi sosial. Kita dorong mereka agar tak hanya menjadi produsen, tapi juga inovator yang tangguh,” ucap Ekti penuh optimisme, Senin (23/6/2025).
Namun PEDA bukan semata tentang ekonomi. Di sudut lain Lamin Melayu, lantunan paduan suara dan gerak tari tradisional turut memeriahkan suasana.
Bagi Ekti, ini bukan hiburan semata, melainkan fondasi kebudayaan yang meneguhkan identitas Kaltim.
“Kita harus menanamkan kebanggaan pada warisan leluhur. Inilah yang akan memperkuat koneksi antardaerah dan menumbuhkan solidaritas sesama anak bangsa,” pungkasnya. (Adv).

