Portalikn.id, Samarinda – Komitmen untuk memperkuat pendidikan non-formal berbasis keislaman di Kutai Kartanegara mendapat dukungan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Timur. Dalam forum Hari Aspirasi Fraksi PKS, Jumat (20/6/2025), pendiri Al Haqie Edu Kukar, Yuli Wulandari, menyampaikan harapan agar pemerintah daerah turut mendukung pengembangan lembaga pendidikan yang ia dirikan.
Yuli menjelaskan bahwa Al Haqie Edu aktif memberikan layanan bimbingan baca tulis Al-Qur’an dan pelajaran umum bagi anak-anak dari jenjang TK hingga SMA di tiga kecamatan, Tenggarong, Tenggarong Seberang, dan Loa Kulu. Sebanyak 27 pemuda telah disiapkan untuk menjadi tenaga pengajar dan ditugaskan ke berbagai desa.
“Kami berharap Fraksi PKS bisa mendukung pemuda-pemudi Kukar agar program pendidikan lebih maju dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” ungkap Yuli.
Ia menambahkan, Al Haqie Edu sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Kukar seperti Etam Mengaji dan Satu Desa Satu Hafidz, dan tengah bersiap mengikuti ajang Pemuda Pelopor Dispora Kaltim.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. Firnadi menilai pendekatan yang dilakukan Al Haqie Edu menjadi solusi efektif untuk menjangkau masyarakat yang tidak tersentuh pendidikan formal berkualitas.
“Mbak Yuli ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan bisa hadir lewat jalur non-formal. Bimbel seperti ini nyata dampaknya,” ujar Firnadi.
Ia menyebut bahwa pemerintah daerah memiliki skema pendanaan seperti GratisPol dan JosPol yang bisa dimanfaatkan oleh komunitas pendidikan asal memenuhi syarat administratif. (Adv).

