Portalikn.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada awal Oktober mendatang. Selain sebagai ajang tahunan untuk pembinaan atlet pelajar, Popda juga akan difungsikan sebagai ajang awal seleksi atlet menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).
“Rencananya Popda akan digelar di awal Oktober, dan kami sedang menyusun teknis pelaksanaannya termasuk pemilihan tuan rumah untuk masing-masing cabang olahraga,” kata Rasman Rading, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim.
Ajang ini menyasar pelajar kelahiran 1 Januari 2008 dan setelahnya, dengan tetap memberi ruang bagi siswa kelahiran 2007 yang saat ini masih berstatus aktif di sekolah. Hal ini memastikan bahwa peluang berkompetisi tetap terbuka luas bagi pelajar yang memenuhi syarat.
“Selama siswa tersebut masih aktif terdaftar di sekolah, mereka bisa ikut berpartisipasi di Popda,” ujar Rasman. (19/06/2025)
Lebih dari sekadar panggung pertandingan, Popda 2025 digadang-gadang menjadi salah satu tolok ukur utama dalam menjaring atlet potensial yang akan mewakili Kalimantan Timur ke ajang Popnas.
Menurut Rasman, para atlet yang menunjukkan performa menonjol di Popda akan masuk dalam radar pembinaan lanjutan. Namun, proses finalisasi akan tetap mengacu pada tenggat waktu pendaftaran resmi (entry by name) dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
“Kami menyesuaikan dengan jadwal dari pusat. Jika batas akhir pendaftaran atlet Popnas hanya sebulan sebelum pelaksanaan, maka Popda menjadi momentum strategis untuk menjaring wakil terbaik,” jelasnya.
Dengan menyatukan misi pembinaan dan seleksi dalam satu kegiatan, Popda Kaltim 2025 diharapkan tak hanya menciptakan kompetisi yang sehat, tetapi juga memperkuat fondasi prestasi olahraga pelajar Kalimantan Timur di tingkat nasional. (Adv).

