Portalikn.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet daerah. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memperkuat kolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim melalui program SPOsAIN (Sport Science and Innovation).
Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kusuma, menegaskan bahwa SPOsAIN menjadi salah satu pendekatan modern yang dikembangkan untuk memastikan kesiapan atlet Kaltim tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental dan strategi.
“Olahraga saat ini tidak lagi cukup hanya dengan latihan konvensional. Harus ada pendekatan ilmiah, dan inilah yang coba kami dorong lewat SPOsAIN. Karena itu, kami berkolaborasi erat dengan KONI untuk mengusahakan sport science ke dalam sistem pembinaan,” ujar Agus. (17/06/2025)
Program SPOsAIN menjadi jembatan antara pelatih, atlet, dan tim pendukung seperti fisioterapis, psikolog olahraga, hingga ahli nutrisi. Melalui kerja sama ini, Dispora dan KONI Kaltim ingin menciptakan ekosistem pelatihan yang lebih holistik.
“Kami ingin atlet kita siap bersaing di level nasional bahkan internasional. Untuk itu, kami butuh sistem yang lebih terstruktur. Mulai dari tes fisik berkala, penguatan mental, hingga strategi pemulihan cedera yang berbasis data,” jelas Agus.
“Kami tidak ingin atlet kita hanya jadi peserta. Kami ingin mereka datang untuk menang. Dan itu harus disiapkan dari sekarang, dari dasar yang kuat dan ilmiah,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi yang semakin solid antara Dispora Kaltim dan KONI, diharapkan SPOsAIN dapat menjadi pilar penting dalam menjawab tantangan pembinaan olahraga di era modern. (Adv).

