Portalikn.id, SAMARINDA – Meski menghadapi keterbatasan anggaran di tahun 2025, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur memastikan bahwa roda pembinaan dan kompetisi atlet tetap berjalan. Salah satu strategi yang diambil adalah penyesuaian skema pelaksanaan kegiatan olahraga agar tetap efisien namun berdampak.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menegaskan bahwa semangat untuk menjaga keberlangsungan kompetisi tidak akan surut, meskipun anggaran tahun ini mengalami pengetatan.
“Kita tetap laksanakan event olahraga daerah, tapi tentu dengan format yang lebih efisien. Penyesuaian ini perlu agar kegiatan tetap berlanjut meski kondisi anggaran tidak ideal,” kata Rasman.(16/06/2025)
Menurutnya, sejumlah cabang olahraga permainan seperti bola basket, sepak bola, bola voli, sepak takraw, tenis meja, hingga bola tangan tetap masuk dalam daftar kegiatan, namun dalam skala yang lebih ramping.
“Event cabang permainan tetap berjalan. Tapi tentu kita sesuaikan alokasi dan skemanya agar lebih hemat dan terarah,” jelasnya.
Dispora Kaltim juga menerapkan langkah konsolidasi program, yakni menggabungkan beberapa kegiatan yang sebelumnya berdiri sendiri agar pelaksanaannya lebih terintegrasi. Pendekatan ini dinilai lebih efisien sekaligus tetap memberikan ruang kompetisi bagi para atlet muda.
“Dengan penggabungan kegiatan, kita bisa hemat biaya tanpa mengorbankan esensi program. Ini juga menjadi bentuk penyesuaian terhadap kondisi fiskal saat ini,” tambah Rasman.
Upaya ini menunjukkan komitmen Dispora untuk menjaga iklim kompetitif olahraga di daerah tetap hidup, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk tetap produktif dan kreatif dalam membina atlet-atlet potensial Kalimantan Timur. (Adv).

