Portalikn.id, Samarinda – Dalam rangka meningkatkan pelayanan, keamanan, dan kenyamanan pengguna fasilitas olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur melalui UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) resmi menerapkan sistem kerja shift di dua stadion utama: Stadion Kadrie Oening dan Stadion Utama Palaran.
Mulai bulan ini, Stadion Kadrie Oening akan dijalankan dengan tiga shift operasional setiap hari, sementara Stadion Palaran akan menerapkan dua shift. Sistem ini dirancang untuk memastikan seluruh aktivitas olahraga, baik dari kalangan atlet maupun masyarakat umum, dapat berlangsung dengan lebih teratur, aman, dan efisien.
Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim, Junaidi, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan fasilitas olahraga yang dikelola Dispora.
“Penerapan shift ini memungkinkan pengawasan yang lebih optimal dan perawatan fasilitas yang lebih terjadwal. Kami ingin memastikan bahwa stadion tetap dalam kondisi terbaik dan siap digunakan oleh siapa pun yang membutuhkan,” ujar Junaidi. (17/05/2025)
Langkah strategis ini juga ditujukan untuk mendukung pembinaan atlet daerah serta mendorong partisipasi masyarakat dalam berolahraga secara lebih nyaman dan tertib.
Dispora berharap, dengan sistem kerja shift ini, fasilitas olahraga di Kalimantan Timur dapat menjadi sarana yang produktif, aman, dan representatif bagi semua lapisan masyarakat Kalimantan Timur. (Adv).

